JATENGKU.COM, BATANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 50 Universitas Diponegoro Tahun 2025 yang tergabung dalam kelompok di Dusun Rembul, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, menyelenggarakan kegiatan edukatif untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang peternakan.

Berasal dari berbagai jurusan dengan latar belakang ilmu yang berbeda, para mahasiswa bersinergi dalam merancang program kerja yang berbasis pada kebutuhan lokal.

Menyadari bahwa Dusun Rembul memiliki potensi besar dalam sektor peternakan rakyat, khususnya skala rumah tangga, maka salah satu fokus kegiatan KKN ditujukan untuk mengedukasi para peternak mengenai pentingnya analisis usaha yang tepat guna meningkatkan keberlanjutan dan keuntungan usaha mereka.

Kegiatan ini berlangsung selama masa KKN dari tanggal 1 hingga 30 Juli 2025, dengan presentasi utama dilaksanakan pada minggu ketiga. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi tentang dasar-dasar analisis usaha peternakan, meliputi perhitungan Break Event Point (BEP), Payback Period, estimasi modal awal, serta proyeksi keuntungan.

Dengan pendekatan yang sederhana dan praktis, pemaparan dilakukan secara langsung kepada warga menggunakan media presentasi visual seperti proyektor, disertai penjelasan interaktif dan studi kasus nyata yang relevan dengan kondisi peternakan di Dusun Rembul. Selain itu, lembar informasi dalam bentuk cetak juga dibagikan agar materi dapat dipahami dan diterapkan secara mandiri oleh para peternak.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para peternak terhadap pentingnya merencanakan usaha secara matang dan terukur. Dengan memahami bagaimana cara menghitung keuntungan serta waktu balik modal, para peternak diharapkan mampu mengelola usahanya secara lebih efisien dan mengurangi risiko kerugian. Respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif.

Banyak warga yang antusias bertanya serta berdiskusi mengenai kondisi usaha mereka dan menyambut baik adanya panduan praktis yang dapat langsung diterapkan. Salah satu peserta kambing lokal, menyampaikan bahwa selama ini ia belum pernah menghitung secara pasti keuntungan usahanya, dan setelah mengikuti sosialisasi ini, ia merasa lebih percaya diri dalam menyusun rencana usaha ke depan. Peserta lain juga mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami dan membuka wawasan baru tentang pentingnya pencatatan serta analisis sederhana dalam skala usaha kecil.

Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi analisis usaha peternakan oleh mahasiswa KKN Tim 50 Universitas Diponegoro di Dusun Rembul berjalan dengan lancar dan berdampak positif. Diharapkan program ini dapat menjadi pijakan awal menuju pengelolaan peternakan rakyat yang lebih profesional, terstruktur, dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui sektor peternakan yang berkelanjutan.

Editor: Handayat