Mahasiswa KKN UNDIP, Saniya Titian Jiwani dari Program Studi Teknik Sipil, melaksanakan program pembuatan peta lokasi tempat sampah di Desa Siberuk, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah sebagai upaya menjawab permasalahan minimnya fasilitas pembuangan sampah di lingkungan desa. Selama ini, masyarakat masih sering membakar sampah karena keterbatasan tempat sampah. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pencemaran udara, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan warga dan kebersihan lingkungan. Melalui program ini, mahasiswa berinisiatif menghadirkan solusi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Program ini bertujuan untuk menyediakan titik kumpul sampah yang merata di setiap RT, sekaligus memudahkan masyarakat dalam membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan. Selain itu, peta lokasi ini dibuat agar penempatan tempat sampah lebih terorganisir dan dapat menjadi acuan bersama bagi pemerintah desa maupun warga. Dengan adanya pemetaan, sistem pengelolaan sampah diharapkan menjadi lebih efektif dan terpantau.
Desa Siberuk sendiri terdiri dari dua dukuh, yaitu Dukuh Siberuk dan Dukuh Kedunglanggar. Dukuh Siberuk memiliki 5 RT, sedangkan Dukuh Kedunglanggar memiliki 3 RT. Setiap RT akan mendapatkan satu titik tempat sampah yang ditempatkan di lokasi strategis, sehingga total terdapat 8 titik lokasi tempat sampah yang tersebar di seluruh desa. Persebaran ini mempertimbangkan kemudahan akses bagi warga di masing-masing wilayah.
Penempatan lokasi dipilih berdasarkan pertimbangan strategis dan kemudahan jangkauan masyarakat. Beberapa titik berada di depan sekolah dasar, di samping poskamling, serta di area yang sering dilalui warga. Lokasi tersebut dipilih agar mudah terlihat, aman, dan mendorong kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi membakar sampah karena sudah tersedia fasilitas yang lebih layak.











