Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro telah melaksanakan program kerja multidisiplin di Desa Selokarto sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Program kerja multidisiplin 1 mengusung tema “Rancangan Integrasi Infrastruktur Ramah Lingkungan dan Kemandirian Ekonomi Desa Selokarto Menuju Pembangunan Berkelanjutan”. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Gudang Pakan Hewan sebagai upaya menciptakan sistem pengelolaan gudang yang tertata, dan efisien.
Penyusunan SOP Gudang Pakan Hewan mencakup pengaturan alur penerimaan pakan, tata cara penyimpanan yang aman dan higienis, pengelolaan stok, hingga prosedur pengeluaran pakan. SOP ini dirancang untuk meminimalkan risiko kerusakan pakan, mengurangi pemborosan, serta mendukung penggunaan ruang gudang yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Melalui penerapan SOP tersebut, diharapkan mampu meningkatkan sistem kerja yang lebih profesional dan terstandarisasi. Keberadaan pedoman tertulis ini juga menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan khususnya dalam pengelolaan sarana pendukung seperti Gudang Pakan Hewan.

(Sesi Pemaparan serta Hasil Booklet mengenai Panduan Edukasi Digitalisasi UMKM pada Desa Selokarto, Sumber: Dokumentasi Pribadi KKN Tim 81 Desa Selokarto)
Sementara itu, program kerja multidisiplin 2 mengangkat tema “Rancangan Pengembangan Sentra Ekonomi Kreatif Melalui Integrasi Infrastruktur Modern dan Digitalisasi Tata Kelola UMKM Desa Selokarto”. Program ini diwujudkan melalui penyusunan Panduan Edukasi Digitalisasi UMKM dalam bentuk booklet yang ditujukan bagi pelaku UMKM pujasera.
Booklet tersebut berisi panduan praktis mengenai pendaftaran QRIS sebagai sistem pembayaran digital, pencantuman lokasi usaha pada Google Maps, serta pemanfaatan WhatsApp Business sebagai media komunikasi dan promosi. Panduan ini disusun secara sistematis dan mudah dipahami agar dapat langsung diterapkan oleh pelaku UMKM dalam aktivitas usahanya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN membantu mengedukasi pelaku UMKM untuk memahami pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan aksesibilitas usaha dan daya saing di era modern. Digitalisasi tata kelola UMKM diharapkan mampu mendorong terbentuknya sentra ekonomi kreatif yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Seluruh program kerja yang telah diselesaikan dipresentasikan kepada perangkat desa sebagai bentuk penyampaian hasil program kerja yang dibuat. Keberhasilan penyelesaian kedua multidisiplin ini menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung pengelolaan operasional gudang pakan serta pengembangan UMKM melalui digitalisasi di Desa Selokarto.











