JATENGKU.COM, SEMARANG – Judi online semakin marak dan menjadi ancaman nyata bagi generasi muda di Indonesia khususnya para remaja, judi online saat ini sangat mudah di akses di internet dan berdampak besar untuk kalangan remaja.

Fenomena ini tidak hanya merusak moral dan mental, tetapi juga berdampak pada kondisi ekonomi dan sosial para pelaku khususnya para remaja.

Jika tidak ditangani dengan serius hal ini akan menciptakan generasi kehilangan arah, kehilangan masa depan, dan terperangkap dalam lingkaran kemiskinan serta kehancuran mental.

Menyadari hal tersebut Aisyah Yesa Putri Maharani, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, mengambil peran aktif dalam melakukan sosialisasi dan edukasi untuk melawan bahaya judi online pada Senin (21/7/2025).

Program KKN yang mengangkat tema tersebut berupaya memberikan pemahaman yang mendalam kepada generasi muda khusunya para remaja di RW 03 mulai dari RT 01 sampai dengan RT 09 di Kelurahan Penggaron Kidul, tentang risiko yang timbul akibat kecanduan judi online.

Melalui berbagai kegiatan, seperti sosialisasi dan diskusi interaktif, ia berusaha membangun kesadaran akan dampak negatif judi online yang sering kali tersembunyi.

“Judi online bukan hanya soal kehilangan uang, tetapi juga dapat menyebabkan gangguan psikologis dan merusak masa depan generasi muda, sebagai mahasiswi hukum, saya merasa bertanggung jawab untuk memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat, khususnya generasi muda agar tidak terjerumus dalam jerat judi online yang merusak masa depan”, ujar Aisyah Yesa selaku mahasiswi KKN Undip.

Ia menambahkan bahwa edukasi yang berkelanjutan sangat penting untuk mengurangi ketergantungan pada judi online yang semakin mudah diakses melalui teknologi digital atau internet.

Apresiasi dan Foto Bersama dengan RW 03.

Upaya yang dilakukan oleh Aisyah Yesa mahasiswi KKN Undip ini mendapat apresiasi dari Masyarakat setempat di Penggaron Kidul terkhusus di RW 03. “Kami berterima kasih kepada adik – adik mahasiswa KKN Undip yang sudah peduli dan mau turun langsung mengedukasi warga kami” ujar Bapak ketua RW 03. Mereka berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari praktik judi online yang merugikan.

Dengan komitmen kuat dan dukungan berbagai pihak, perlawanan terhadap judi online dapat dilakukan secara efektif. Melalui program – program edukasi seperti yang dijalankan oleh Aisyah Yesa Putri Maharani mahasiswi KKN Undip, generasi muda di Indonesia diharapkan menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi serta mampu menghadapi tantangan zaman digital tanpa terjerumus dalam bahaya judi online.

Editor: Handayat