JATENGKU.COM, SEMARANG – Pada tanggal 1-2 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan Verifikasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari Tingkat Nasional di RW 08 Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Di bawah bimbingan Dr. Fuad Muhammad, S.Si, M.Si dan Bapak Hafiz Rama Devara, M. T. seluruh mahasiswa Tim 1 KKN-T 145 Universitas Diponegoro — Andrea Neysa Ardelia, Raka Ramananda, Rayhan Arya Syaidina, Dhanisa Julia Putri, Melani Ayu Azizah, Sheina Fathurobaniah, M Dimas Saputra, Arsyad Grant Saputro, Chalief Mufarroj, Fathan Aulia Siregar — turut mendampingi proses persiapan mulai 23 Juni sejak penerjunan awal hingga pelaksanaan hari verifikasi.
Pada pelaksanaan kegiatan ini, para mahasiswa mendapatkan arahan secara langsung melalui tokoh masyarakat setempat yang menjadi penanggung jawab Proklim, yakni Ibu Eny Purwantiningsih selaku Ketua Bank Sampah Resik Sejahtera, Bapak Heru Santoso selaku Ketua Proklim RW 08 Kelurahan Sambiroto, dan Bapak Suparno selaku Ketua Kelompok Tani Makmur Sejahtera.
Ketiga pihak tersebut berperan besar dalam mendampingi mahasiswa selama kegiatan mempersiapkan verifikasi Proklim Lestari Tingkat Nasional RW 08 Kelurahan Sambiroto, mulai dari mengurus administrasi, pengelolaan data, kegiatan lapangan, hingga hari pelaksanaan verifikasi.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengadakan Program Kampung Iklim (Proklim) sebagai bentuk usaha memaksimalkan kapasitas dan potensi masyarakat di daerah masing-masing. Proklim merupakan program tingkat nasional yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat secara keseluruhan dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui berbagai kegiatan warga. Perubahan iklim menjadi isu penting di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia.
Perubahan iklim membawa dampak atau pengaruh buruk bagi beberapa sektor, seperti cuaca ekstrem, peningkatan suhu yang tidak sesuai dengan rata-rata seharusnya, dan perubahan pola hujan. Beberapa dampak ini mengancam ketahanan pangan, lingkungan hidup, hingga kesehatan masyarakat.


Para Mahasiswa Tim 1 KKN-T 145 Universitas Diponegoro terjun langsung dalam berbagai kegiatan lapangan di RW 08 Kelurahan Sambiroto guna mendukung dan membersamai proses verifikasi Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari tingkat Nasional. Kegiatan dimulai dari penanaman dan pengelolaan berbagai tanaman bersama Kelompok Tani (Poktan), serta budidaya ayam KUB dan lele.
Mahasiswa turut andil dalam menyusun modul informasi mengenai rorak, biopori, dan sumur resapan. Modul ini berisi informasi mengenai pengenalan secara umum, manfaat, standar, serta langkah pembuatan. Pada sektor pengelolaan sampah, mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan pemilahan sampah organik dan anorganik, pemungutan, penimbangan, serta pengolahan sampah menjadi kerajinan yang ramah lingkungan. Melalui kegiatan pengolahan sampah dapat menjadi salah satu usaha dalam mengurangi volume sampah serta menambah nilai ekonomis dan membuka peluang usaha bagi warga.
Persiapan yang dilakukan juga mencakup penataan ulang lokasi dan pembersihan secara menyeluruh pada lokasi verifikasi, tepatnya di Bank Sampah Resik Sejahtera RW 08 Kelurahan Sambiroto. Puncak dari persiapan yang dilakukan oleh Mahasiswa Tim 1 KKN-T 145 Universitas Diponegoro adalah turut serta pada hari-H verifikasi, sejak 1-2 Juli 2025.
Mahasiswa membantu dalam keberlangsungan acara, seperti penyambutan tim verifikator, pemerintah daerah, serta pihak-pihak yang hadir dalam acara verifikasi Proklim, mendampingi jalannya sesi pemaparan dan kunjungan lapangan di 8 mitra binaan RW 08 Kelurahan Sambiroto, juga memastikan seluruh titik lokasi berjalan dengan kondusif.
Pada hari kedua pelaksanaan verifikasi tanggal 2 Juli 2025, mahasiswa turut membersamai Dinas Lingkungan hidup (DLH) dan tim verifikator nasional dalam melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi mitra binaan Proklim RW 08 Kelurahan Sambiroto.

Bapak Ir. H. Iswar Aminuddin, ST., MT., selaku Wakil Wali Kota Semarang, turut hadir secara langsung di RW 08 Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, untuk membersamai kegiatan verifikasi Proklim Lestari Tingkat Nasional. Kehadiran beliau menjadi sebuah kehormatan dan kesempatan yang berharga bagi warga juga mahasiswa yang selama ini membersamai proses persiapan verifikasi Proklim.
Tak hanya hadir secara langsung di lokasi verifikasi, Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, ST,. MT., juga menyampaikan harapannya terkait keberlanjutan Program Kampung Iklim (Proklim) melalui akun instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Beliau menekankan pentingnya keberlanjutan Proklim.
“Kami berharap Program Kampung Iklim (Proklim) ini tidak hanya aktif ketika ada lomba atau penilaian saja, tetapi harus menjadi pionir dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Sehingga, tumbuhlah sebuah kebiasaan untuk mencintai lingkungan yang lebih bersih, rapi, indah, dan mempunyai nilai kebermanfaatan untuk warganya” tulisnya.
Dukungan dari pemerintah setempat dan pernyataan tersebut dianggap sebagai bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat, khususnya warga RW 08 dan menjadi penguat semangat dalam membangun kampung tangguh yang dapat menghadapi perubahan iklim. Ungkapan Bapak Wakil Walikota Semarang juga menjadi pengingat bagi semua bahwa perubahan besar dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Partisipasi mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro dalam kegiatan verifikasi Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari di RW 08 Kelurahan Sambiroto bukan sekedar bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma perguruan tinggi, melainkan sebagai ruang belajar langsung bagi mereka dalam menghadapi permasalahan sosial dan lingkungan secara nyata.
Selain itu, kegiatan ini membuka ruang berpikir kritis bagi mahasiswa untuk dapat mengevaluasi peran generasi muda dalam upaya penanganan perubahan iklim. Kolaborasi yang dilakukan dengan warga, pemerintah daerah, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjadi kesempatan yang penting guna menumbuhkan kepekaan sosial serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam lintas generasi juga lintas disiplin. Dengan demikian, pengalaman mahasiswa KKN-T 145 Universitas Diponegoro lebih dari sekedar berkontribusi dalam keberhasilan verifikasi Proklim, tetapi juga sebagai usaha membentuk karakter mahasiswa sebagai agen perubahan.
Penulis: Dhanisa Julia Putri (Humas Tim 1 KKN-T 145 UNDIP)











