JATENGKU.COM, KENDAL – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak hanya menjadi ajang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana nyata untuk turut serta dalam peningkatan kualitas kesehatan di tingkat desa. Salah satu bentuk kontribusi tersebut tampak dalam kegiatan Posyandu rutin yang diselenggarakan di Dusun Kalipuru, Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kendal.
Mahasiswa KKN Undip yang melaksanakan program kerja di dusun kalipuru aktif terlibat dalam kegiatan Posyandu yang berlangsung secara rutin. Keikutsertaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga sebagai mitra kerja yang mendukung penuh jalannya pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak.
Pada kegiatan Posyandu yang berlangsung pada tanggal 26 Juli 2025, Mahasiswa KKN dibagi ke dalam beberapa tugas. Beberapa mahasiswa bertanggung jawab dalam bidang administrasi, sementara yang lain ditugaskan untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan ibu dan anak.
Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terdiri dari pengecekan tekanan darah dan pengukuran lingkar perut pada ibu-ibu yang datang untuk memantau kondisi kesehatan mereka. Selain itu, pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), dan lingkar kepala pada balita untuk mendeteksi dini masalah pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kegiatan di Posyandu ini juga menjadi bentuk kolaborasi yang baik antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, serta perangkat desa. Mahasiswa tidak hanya belajar berinteraksi dengan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan rasa peduli, empati, dan peka terhadap kebutuhan sosial di sekitarnya.
“Saya merasa senang ada kalian di sini, terutama pada KKN gelombang ke-2 ini karena karena keterlibatan aktif kalian di kegiatan Posyandu kali ini. Saya terbantu dengan dedikasi yang kalian tunjukkan.” ujar bidan desa.
Dosen pembimbing KKN, Ardy Wibowo, S.S.T., M.B.A, turut mengapresiasi keterlibatan aktif para mahasiswa.
“Kegiatan seperti ini sangat penting karena membentuk kepekaan sosial dan memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga terjun langsung membantu warga,” ungkapnya.
Peran aktif mahasiswa KKN dalam mendukung kegiatan Posyandu di Desa Gedong menunjukkan bahwa mahasiswa bisa menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata. Diharapkan, keberlanjutan kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan demi terwujudnya masyarakat desa yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya pemeriksaan rutin, terutama bagi ibu dan anak.
Penulis: Keisha Naia Sharifa/Prodi Kedokteran Umum/Fakultas Kedokteran











