JATENGKU.COM, PEKALONGAN — Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat, mahasiswa Tim 15 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan pada Sabtu . Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum., Riris Tiani, S.S., M.Hum, dan Dr. Nailul Fauziyah, S.Psi., M.Psi. merupakan dosen pembimbing dari program ini agar program tersebut berjalan dengan lancar.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan tematik KKN yang berfokus pada pemberdayaan pelaku UMKM melalui peningkatan legalitas usaha. Mahasiswa Undip melihat bahwa banyak pelaku UMKM di desa tersebut belum memiliki dokumen legal formal seperti NIB, yang padahal sangat penting untuk mengakses berbagai fasilitas pemerintah, seperti bantuan usaha, sertifikasi halal, hingga kemudahan akses perbankan dan pemasaran digital.
Tim 15 KKN-T Undip menemukan bahwa terdapat pelaku UMKM di Desa Blacanan yang bergerak di sektor konveksi namun belum memiliki NIB. Menyikapi kondisi tersebut, mahasiswa Tim 15 KKN-T Undip melaksanakan kegiatan pendampingan dalam proses pendaftaran NIB melalui laman resmi Online Single Submission (OSS) di oss.go.id. Proses pendaftaran dilakukan secara cepat, transparan, dan tanpa dipungut biaya.
Dalam pelaksanaan program ini, Muhammad Kukuh Wahyudi Satriawan, selaku pelaksana program menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya adalah rendahnya pemahaman pelaku UMKM terkait pentingnya NIB serta prosedur pendaftarannya. Banyak pelaku usaha yang belum mengetahui manfaat legalitas usaha dan merasa ragu untuk memulai proses pendaftaran.
Selain itu, kendala lain yang dihadapi adalah kurang lengkapnya data administrasi yang dimiliki oleh para pelaku UMKM, seperti alamat email aktif, atau detail informasi usaha, yang merupakan syarat utama dalam proses registrasi NIB. Hal ini menyebabkan mahasiswa harus terlebih dahulu membantu pelaku usaha dalam menyiapkan data-data pendukung tersebut agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar.
Program pendampingan NIB ini menjadi salah satu bentuk nyata peran aktif mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa dan memberdayakan masyarakat melalui edukasi, pendampingan, serta teknologi. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Blacanan untuk naik kelas dan berdaya saing di pasar yang lebih luas.











