JATENGKU.COM, SemarangMahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan solusi digital untuk mendukung pemasaran UMKM di Kelurahan Plamongansari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tahun 2025 yang berlangsung pada 1–27 Juli 2025.

Program ini dibimbing oleh dosen Fakultas Ilmu Budaya, Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. dan Riris Tiani, S.S., M.Hum.. Salah satu inisiatif unggulan berasal dari Kelompok 2 Tim KKNT 105, yang terdiri dari 9 mahasiswa lintas disiplin. Kelurahan Plamongansari dipilih sebagai lokasi pengabdian karena memiliki potensi besar dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, perdagangan, dan jasa.

Meski potensinya tinggi, sebagian besar pelaku usaha masih menjalankan bisnis secara tradisional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Untuk menjawab tantangan tersebut, Kelompok 2 menghadirkan website UMKM Plamongansari yang dapat diakses secara publik melalui: http://honeydew-squid-917757.hostingersite.com

Mahasiswa KKN-T TIM 105 UNDIP Hadirkan Website untuk Tingkatkan Pemasaran UMKM Plamongansari

Mahasiswa KKN-T TIM 105 UNDIP Hadirkan Website untuk Tingkatkan Pemasaran UMKM Plamongansari

Website ini menampilkan profil pelaku usaha dan produk-produk UMKM dari Kelurahan Plamongansari wilayah yang menjadi fokus kelompok selama pelaksanaan KKN. Tak hanya sebagai katalog, website ini menjadi identitas digital UMKM, membantu membangun citra profesional serta memperluas jangkauan pasar.

Dalam pengembangannya, mahasiswa melakukan pendataan, wawancara, dokumentasi, serta pelatihan ringan kepada pelaku UMKM agar siap memanfaatkan teknologi. Selanjutnya, akses pengelolaan website akan diserahkan kepada pihak Kelurahan Plamongansari untuk keberlanjutan dan perluasan cakupan ke seluruh RW.

“Website ini menjadi langkah awal digitalisasi UMKM Plamongansari. Kami berharap kelurahan dapat melanjutkan pengelolaan dan pelaku usaha lainnya bisa bergabung,” ujar Iqlima selaku Koordinator Program Kelompok.

Website ini diterima baik oleh Pak Dimas, selaku Penata Layanan Operasional Kelurahan Plamongansari, dan kedepannya akan dilanjutkan pengelolaannya oleh pihak kelurahan sebagai bentuk keberlanjutan program.

Dengan hadirnya program ini, sembilan mahasiswa dari Kelompok 2 telah menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis teknologi. UMKM Plamongansari kini memiliki pondasi digital untuk melangkah lebih maju.

Editor: Handayat